FKPAP Gelar Pelantikan dan Deklarasi, Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Pemberdayaan Pengusaha Lokal
EKONOMIPAPUA


Asisten Teritorial (Aster) Kasdam XVII/Cenderawasih, Kolonel ARM. Kukuh Dwi Artono, S.I.P, saat melantik Forum Komunikasi Pengusaha Asli Papua (FKPAP) Badan Pengurus Pusat (BPP-FKPAP) Provinsi Papua dan deklarasi Badan Pengurus Daerah (BPD-FKPAP) Kabupaten/Kota seluruh Provinsi Papua, Sabtu (28/2/2026).
Jayapura — Forum Komunikasi Pengusaha Asli Papua (FKPAP) menggelar pelantikan Badan Pengurus Pusat (BPP-FKPAP) Provinsi Papua dan deklarasi Badan Pengurus Daerah (BPD-FKPAP) Kabupaten/Kota seluruh Provinsi Papua, Sabtu (28/2/2026).
Pelantikan dilakukan oleh Asisten Teritorial (Aster) Kasdam XVII/Cenderawasih, Kolonel ARM. Kukuh Dwi Artono, S.I.P, mewakili pemerintah provinsi papua. Pelantikan ini resmi berdasarkan Keputusan Badan Pengurus Pusat Provinsi Papua Nomor: 01/SK-FKPAP/II/2026 untuk periode 2026–2031.
Ketua panitia, Zainal A. Ramayan, menyampaikan bahwa pelantikan ini sekaligus diikuti dengan deklarasi badan pengurus daerah dari 8 kabupaten dan 1 kota.
“Harapan kami, pelantikan dan deklarasi ini dapat menjadi Wadah perkumpulan pengusaha orang asli papua untuk mendukung program pemerintah menuju kesejahteraan masyarakat, khususnya di Provinsi Papua,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Kolonel Kukuh Dwi Artono mewakili Gubernur Papua mengapresiasi komitmen pengurus FKPAP dalam mendukung regulasi Perubahan Perdasi Nomor 12 Tahun 2023 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pelaku Usaha Orang Asli Papua.
Regulasi ini menjadi instrumen penting dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah, sejalan dengan visi Papua Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni (Papua Cerah).
“Pemerintah Provinsi Papua menyambut baik inisiatif pembentukan Forum Komunikasi Wadah Pengusaha Asli Papua yang fokus pada jasa konstruksi. Saya berharap pelantikan ini dapat memberikan dampak positif bagi pelaku usaha asli Papua, serta menjaga nama baik dan dedikasi mereka,” ujar Kukuh.
FKPAP diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pengembangan usaha lokal, terutama bagi pengusaha asli Papua, sekaligus memperkuat profesionalisme di sektor konstruksi dan jasa.
“Kita semua berharap melalui wadah ini, pengusaha asli Papua dapat berkarya lebih maksimal, mendukung pembangunan daerah, dan turut mewujudkan visi Papua Cerah,” tutup Kukuh.
Pelantikan dan deklarasi FKPAP ini menjadi momentum penting bagi pengusaha asli Papua untuk bersinergi dengan pemerintah dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh provinsi Papua.
(Redaksi)


