Fraksi NasDem Minta RPJMD Papua Selaras dengan RPJMN dan Berbasis Kearifan Lokal

POLITIKPAPUA

Cintiya Rulianti Talantan, SKM., MH., saat membacakan Pandangan Umum Fraksi NasDem dalam rapat paripurna II pembahasan Raperdasi RPJMD di ruang sidang DPR Papua, Senin malam, (30/3)

Jayapura — Fraksi NasDem DPR Papua menekankan bahwa indikator kinerja dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Papua 2025–2029 harus selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) serta Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN).

Penekanan tersebut disampaikan Cintiya Rulianti Talantan, SKM., MH., saat membacakan Pandangan Umum Fraksi NasDem dalam rapat paripurna II pembahasan Raperdasi RPJMD di ruang sidang DPR Papua, Senin malam, (30/3).

Menurutnya, keselarasan indikator makro seperti pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan, pengangguran, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sangat penting agar pembangunan Papua tidak berjalan sendiri, tetapi menjadi bagian dari sistem pembangunan nasional.

Fraksi NasDem juga mengingatkan bahwa penyelarasan dengan kebijakan nasional tidak boleh dilakukan secara mentah, melainkan tetap mempertimbangkan konteks lokal Papua.

“Indikator tidak boleh sekadar mengutip dari nasional, tetapi harus disesuaikan dengan realitas daerah,” tegas Cintiya.

Selain itu, Fraksi NasDem menilai RPJMD tidak boleh hanya menjadi dokumen normatif, tetapi harus diturunkan ke dalam program-program konkret, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Karena itu, Fraksi NasDem menyoroti perlunya kejelasan hubungan antara visi–misi kepala daerah, tujuan dan sasaran, program prioritas, serta indikator kinerja.

“Sinkronisasi dengan Renstra OPD sangat penting agar implementasi program berjalan efektif. Program pembangunan harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, bukan sekadar penyerapan anggaran,” ujarnya.

Fraksi NasDem memberikan perhatian khusus terhadap penerapan pendekatan kewilayahan, yakni: RPJMD harus berbasis karakteristik wilayah adat Tabi dan Saireri serta kondisi geografis Provinsi Papua. Memprioritaskan pembangunan di daerah tertinggal, terluar, pegunungan, dan wilayah perbatasan RI–PNG. Mengurangi kesenjangan pembangunan antar wilayah.

Fraksi NasDem juga menekankan pentingnya inklusivitas dalam RPJMD. Pembangunan harus berpihak kepada masyarakat adat Tabi–Saireri, perempuan, anak, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya.

“Hal ini sejalan dengan arah pembangunan Papua yang menekankan ekonomi inklusif dan peningkatan kualitas SDM secara merata,” jelas Cintiya.

Selain itu, penyusunan RPJMD wajib berpedoman pada peraturan perundangan, terutama Undang-Undang Otsus Papua, serta disusun melalui pendekatan teknokratis, partisipatif, politis, top-down, dan bottom-up yang melibatkan masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP).

Melalui pidato Gubernur Papua, Fraksi NasDem berharap RPJMD 2025–2029 dapat disetujui bersama sebagai dasar penetapan arah pembangunan lima tahun ke depan, sebelum disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri untuk dievaluasi sesuai ketentuan peraturan perundangan.

Namun Fraksi NasDem juga menyoroti kelemahan dalam perencanaan pembangunan selama ini, yakni lemahnya pengawasan, evaluasi yang tidak konsisten, serta minimnya akuntabilitas capaian program.

Oleh karena itu, Fraksi NasDem mengusulkan penyusunan indikator kinerja yang terukur dan realistis, penerapan monitoring berbasis data, evaluasi berkala (triwulan/tahunan) yang melibatkan DPR Papua, serta transparansi kepada publik.

“RPJMD harus menjadi alat kontrol pembangunan, bukan sekadar dokumen administratif,” tegasnya.

Pada prinsipnya, Fraksi NasDem menyatakan mendukung RPJMD Papua 2025–2029, dengan catatan penyelarasan indikator harus adaptif terhadap kondisi Papua, program harus konkret dan berdampak nyata, pembangunan berbasis kewilayahan Tabi–Saireri, serta sistem monitoring dan evaluasi diperkuat.

Di akhir penyampaiannya, Cintiya menambahkan bahwa Fraksi NasDem memberikan apresiasi kepada Gubernur Papua atas komitmen dan kontribusinya dalam penataan regulasi serta penyusunan program pembangunan daerah. (Redaksi)

HUBUNGI KAMI

Telp:

+62 813-4482-2280

Email:

berita21.id@gmail.com

Alamat Redaksi:

Kompleks ruko kelapa dua entrop

Distrik Jayapura Selatan

Kota Jayapura

© 2025. All rights reserved.